Oktober 13, 2009



Oktober 13, 2009


Denpasar, 12 October 2009

On 16-18 October 2009, Stand Up and Take Action Campaign in Bali will invite at least 500 civilians to strengthen the community initiative towards government’s commitment in achieving Millennium Development Goals – MDGs. In conjunction with world food security day on 17 October 2009 several activities will be held during the 2 days campaign ] using Lapangan Puputan Badung and the front part of Museum Bali as the centre of activities] including reading of the pledge to end poverty, which also will be part of the effort to break the Guinness World Record for the biggest mass mobilization.

Initiated by Alase Bali (Aliansi LSM & Elemen Masyarakat sipil Se-Bali), collaboration of many NGOs and civil community/elements in Bali, on 18 October 2009 from morning till evening at Lapangan Puputan Badung and the front part of Museum Bali, there will be MDGs services exhibition, subsidized food market, street art, music concert, free healthcare services, cartoon exhibition, and poster exhibition at ARt Gallery Ubud on 16 October 2009.

The main event, standing up together is scheduled to be held at 5:30 P.M. with reading of the pledge, followed by the Denpasar Major’s response to government’s service towards MDGs. From the latter it is expected to foster relations between MDGs stakeholders, the government, private sector and the civil society by smoothing the way up to community services which will become more effective and giving more benefit to poverty in Bali. In general, the mobilization is a message to world leaders that millions of people have stood Up and requested to end poverty and that their commitment to the MDGs should

become their political priority. This event is one of the thousand events held all over the world as part of  Stand Up, Take Action, End Poverty Now – SUTA Campaign. People in the world are calling the world leaders to keep the promises made in 2000 to achieve the Millenium Development Goals. MDGs declaration also has 8 goals in response to the world main development challenges, all to be achieved by 2015, they are: eradicate extreme poverty & hunger; achieve universal primary education; promote gender equality and empower women; reduce child mortality; improve maternal health; combat HIV/AIDS, malaria and other diseases; ensure environmental sustainability; and develop a Global Partnership for Development. Last year in 2008, more than 116 million people – almost two percent of the world population – Stand Up and Take Action in the campaign coordinated by the UN Millenium Campaign and Global Call to Action Against Poverty (GCAP) together with a range of partners, breaking Guinness World Record for the biggest mass mobilization in history. For further information on Stand UP and Take Action on 16-18 October 2009 in Bali, please visit:

Media Contact:

PW Rudolf

forrest club, Jl. Cok Agung Tresna 118, Renon, Denpasar

Ph.: 0361]9271748 or 08191 626 3007



Oktober 13, 2009


Denpasar, 12 Oktober 2009 – Pada tanggal 16-18 Oktober 2009, Aksi Bangkit dan Beraksi di Bali akan mengajak setidaknya 500 warga sipil guna memperkuat inisiatif masyarakat bagi pemenuhan komitmen Pemerintah terhadap Tujuan Pembangunan Millenium (Millenium Development Goals – MDGs).

Bertepatan dengan hari penanggulangan kemiskinan sedunia pada 17 Oktober 2009 mendatang berbagai kegiatan akan diadakan dalam kampanye 2 hari ini berpusat di Lapangan Puputan Badung dan depan Museum Bali berikut pembacaan ikrar untuk menghentikan pemiskinan, yang akan menjadi bagian dari upaya pemecahan rekor dunia untuk mobilisasi massa terbesar.

Diprakarsai oleh Alase Bali – Aliansi LSM dan Elemen Masyarakat sipil Se]Bali, gabungan dari seluruh LSM dan dari komunitas/elemen masyarakat sipil yang ada di Bali, pada tanggal 18 Oktober 2009 dari pagi sampai malam hari di Lapangan Puputan Badung dan depan Museum Bali akan diadakan pameran pelayanan MDGs, pasar murah, street art, konser musik, pelayanan kesehatan gratis, dan pameran kartun, serta pameran poster di ARt Gallery Ubud pada 16 Oktober 2009. Puncak acara, yakni bangkit bersama oleh segenap warga akan dilakukan pada pk. 17:30 dengan pembacaan ikrar, diikuti tanggapan Walikota Denpasar mengenai pelayanan pemerintah menuju MDGs, yang mana dari sini diharapkan bahwa hubungan antara stakeholders MDGs, pemerintah, swasta dan masyarakat sipil akan diperkuat dengan melancarkan jalan untuk pelayanan terhadap masyarakat yang makin efektif dan bermanfaat untuk pemiskinan di Bali. Secara umum mobilisasi ini dilakukan untuk memberitahukan kepada para pemimpin dunia bahwa jutaan orang telah bangkit dan menuntut pemiskinan dihilangkan dan bahwa pemenuhan janji atas pencapaian MDGs harus menjadi prioritas politik mereka.

Peristiwa ini adalah salah satu dari ribuan peristiwa yang diadakan di seluruh penjuru dunia sebagai bagian dari “Stand ]Up, Take Action, End Poverty Now – SUTA Campaign”. Warga di dunia meminta kepada para pemimpin dunia agar memenuhi janji yang mereka buat pada tahun 2000 untuk mencapai Tujuan Pembangunan Milenium. MDGs mengandung 8 tujuan sebagai respon atas permasalahan global, yang semuanya harus tercapai pada tahun 2015, yang butir]butirnya adalah: pemberantasan kemiskinan esktrim dan kelaparan; dicapainya pendidikan tingkat dasar yang merata dan universal; memajukan kesetaraan gender & memberdayakan perempuan; mengurangi tingkat mortalitas anak; memperbaiki kualitas kesehatan ibu hamil; memerangi HIV/AIDS, malaria dan penyakit]penyakit lainnya; menjamin kelestarian lingkungan; dan menjalin kerjasama global bagi perkembangan kesejahteraan.

Di tahun 2008 lalu, lebih dari 116 juta warga – hampir dua persen dari populasi dunia – Bangkit dan Beraksi dalam kampanye yang dikoordinir Kampanye Millenium PBB ] UN Millenium Campaign dan Global Call to Action Against Poverty (GCAP) bekerja]sama dengan mitra dari berbagai kalangan memecahkan rekor dunia (Guiness World Record) untuk mobilisasi massa terbesar dalam sejarah manusia. Dan untuk informasi lebih lanjut mengenai Aksi Bangkit dan Beraksi tanggal 16-18 Oktober 2009 di Bali, silahkan kunjungi

Kontak Media:

PW Rudolf

forrest club, Jl. Cok Agung Tresna 118, Renon, Denpasar

Telp.: 0361]9271748 atau 08191 626 3007



Oktober 1, 2009
  • BANGKIT melawan pemiskinan!
  • SUARAKAN desakan bagi Pemenuhan MDGs!
  • BANGKIT melawan ketidakadilan & kesenjangan!
  • SUARAKAN tuntutan pemenuhan janji pembangunan!
  • BANGKIT bersama-sama dan dihitung!

SUARAKAN bersama-sama dan didengar

Bagaimana Kampanye BANGKIT DAN BERAKSI Dilakukan di Seluruh Dunia?

Oktober 1, 2009

Kampanye BANGKIT DAN BERAKSI dilakukan serentak dalam waktu 3 X 24 jam pada tanggal 16-18 Oktober 2009 di berbagai belahan dunia secara bersamaan dengan nama STAND UP AND TAKE ACTION (SUTA) Campaign. untuk memperlihatkan perbuatan konkret yang dilakukan oleh masyarakat di seluruh dunia, dengan mengangkat pesan yang sama yakni solidaritas, dukungan dan tindakan / perbuatan konkret bagi penanggulangan kemiskinan dan pencapaian tujuan pembangunan millenium.

Acara intinya adalah melakukan berbagai kegiatan konkret berkaitan dengan 8 tujuan MDGs, yang bisa berupa kegiatan memberi makan orang miskin, memberikan pelayanan kesehatan secara gratis bagi ibu hamil dan balita, memberi buku pelajaran bagi pelajar, mengajar untuk pemberantasan buta aksara, menanam pohon, mengurangi penggunaan energi yang berlebihan, dan aksi – aksi lainnya.

APA ITU Bangkit Dan Beraksi ?

Oktober 1, 2009

image_previewKampanye BANGKIT adalah prakarsa yang dilakukan dengan mengumpulkan masyarakat luas untuk bersama – sama berdiri menyatakan komitmen dan dukungan konkret bagi penanggulangan kemiskinan. Tiap – tiap komponen masyarakat diajak berpartisipasi pada kampanye ini , termasuk pelajar dan mahasiswa, karyawan dan pekerja profesional, ibu rumah tangga, artis, budayawan, guru, organisasi masyarakat sipil, organisasi keagamaa, lembaga swadaya masyarakat, tokoh agama, masyarakat umum dan lainnya.


Jangan sampai gak datang  yah !!!

Pencapaian Pembangunan Millenium

September 30, 2009

PA010824Alase Bali pada tanggal 30 september 2009 pada pukul 18.30 wita, melaksanakan dialog Interaktif di Dewata tv, mengambil tema pencapaian Millenium Development Goals [MDGs]. Hadir sebagai Nara sumber, Nyoman Mardika,SS dari Yayasan Bintang Gana, Luh Putu Anggreini,SH dari Yayasan Bali Sruti sekaligus wakil ketua KPAID Propinsi Bali, dan Nanang Santoso salah satu aktvis HAM yang tinggal di Jakarta dan menyempatkan hadir di Bali.

Ada hal yang cukup menarik terungkap dalam Dialog Interaktif ini, ketiga narasumber yang ada menyampaikan bahwa angka kemiskinan di Indonesia masih begitu tinggi, belum lagi angka kematian Balita dan kesehatan wanita yang kurang terperhatikan, serta masih rendahnya perhatian pemerintah baik pusat atau daerah terhadap pemenuhan dasar pendidikan nasional. Untuk itu Pemerintah harus lebih serius memperhatikan nasib rakyat bangsa ini, terlebih mereka telah berkomitmen untuk menuntaskan kemiskinan pada tahun 2015 sesuai dengan Deklarasi Pembangunan Millenium yang telah mereka sepakati pada tahun 2000 silam.

Luh Anggreini juga menyampaikan, “Selain permasalahan yang sudah disebutkan sebelumnya, masih ada satu lagi yang harus menjadi fokus pemerintah, kaum perempuan harus selalu dilibatkan dalam proses-proses pembangunan. Karena realitanya sekarang posisi wanita masih dipandang sebelah mata”.

Lain halnya dengan Nanang Santoso, secara tegas  menyatakan, “sekarang  yang terjadi  adalah adanya proses pemiskinan yang dilakukan secara struktural, olehnya praktek-praktek semacam ini harus segera dihentikan”. Proses dialog interaktif ini menjadi lebih menarik karena banyaknya respon dari pemirsa televisi terhadap tema yang sedang diperbincangkan. pada terakhir acara Nyoman mardika dari Yayasan Bintang Gana, menyampaikan bahwa Alase Bali [Aliansi LSM dan Elemen Masyarakat sipil Se-Bali] akan memprakarsai sebuah aksi nyata yakni Stand UP IN Bali [Bangkit dan Beraksi] pada tanggal 16-18 Oktober 2009 yang nantinya kegiatan tersebut terpusat di Lapangan Puputan Badung. Lebih lanjut Beliau menyatakan Aksi ini bertujuan untuk mengingatkan Penyelenggara negara akan komitmennya terhadap pengentasan rakyat dari garis kemiskinan sesai dengan  tujuan dari MDGs itu sendiri. Untuk itu mengajak seluruh masyarakat Bali agar  hadir dan berpartisipasi pada puncak acara Kampanye Anti Pemiskinan [Stand UP in Bali] pada tanggal 18 oktober 2009. “Mari secara bersama-sama kita ingatkan pemerintah akan komitmennya terhadap pemnuhan dari tujuan Pembangunan Millenium [MDGs]!” ujarnya.

Dialog Interaktif di DEWATA tv

September 29, 2009


Saksikan siaran Langsung “Dialog Interaktif ” di Dewata TV, pada:

Hari/Tanggal      : Rabu, 30 September 2009

Jam                     : 18.30 – 19.30 Wita

Tema                  : Pencapaian Pembangunan Millenium     [MDGs]

Nara sumber      : Nyoman Mardika, SS  [Komisi Penyiaran Daerah ]

Luh Putu Angreini,SH [ Komisi Perlindungan Anak Daerah]

Nanang Suroso  [Ativis HAM]


September 28, 2009


Perlunya Dukungan Media untuk berpartisipasi !

September 28, 2009

Peran Media sangat penting bukan hanya untuk memperluas jangkauan pesan-pesan yang disampaikan tetapi juga untuk mempublikasikan acara sekaligus mengajak partisipasi masyarakat luas untuk hadir dan mendukung kegiatan Kampanye BANGKIT BERAKSI di BALI .